Judul “tipping point” pada postingan kali ini saya ambil dari judul salah satu rangkaian buku Malcolm Gladwell. Psikologi + komunikasi yang membentangkan suatu fenomena-fenomena seperti Hush Puppies bisa menjadi produk unggulan yang sebelumnya bahkan penghuni penjara tidak mau memakainya, Sesame street yang dapat menggugah perhatian anak-anak dalam belajar, kawasan kriminal yang berubah secara eksponensial menjadi lebih baik di Amerika, Berkurangnya angka bunuh diri di Mikronesia dll diungkap dalam buku ini. Bagaimana bisa terjadi?, karakter pelaku seperti apa? dan mungkin pesan moralnya ingin mendorong si pembaca seperti apa. Rentetan sejarah yang boleh jadi memberikan suatu masukan bagi pembaca.
Versi Indonesia seperti yang “Mestakung” oleh Yohanes Surya dengan berpegang pada kejenuhan dan kemudian ledakan berdasarkan Hukum Helmholtz juga mencoba untuk memberikan gambaran bagaimana untuk make it happen then the universe getting you up and, hence let it happen.
Beberapa hari lalu juga saya meyaksikan perdebatan sengit tentang bagaimana inside (otonom) vs outside (common sense) memberikan suatu kesimpulan untuk suatu hasil yang diharapkan bisa bermanfaat dalam suatu penelitian.
Tapi sepertinya ada yang terlupakan dari apa yang tersebut……
–>” inside, outside but A STANDARD indeed”<-
Kerja keras dari diri sendiri itu ok, tapi jangan lupakan common sense dan the very tapi adalah berpegang teguh pada suatu standar. Dan dalam keberjalanannya standar yang hakiki itulah yang berat untuk ditancapkan atau didapatkan .








0 comments:
Post a Comment